Kamis, 25 April 2013

KARANGAN ILMIAH DAN KARANGAN NON ILMIAH



Karangan Ilmiah adalah suatu karangan yang dibuat berdasarkan hasil penelitian yang ditulis secara sistematis dengan aturan tertetu berdasarkan fakta di lapangan, dan dengan menggunakan pendekatan metode ilmiah.
Karya non-ilmiah adalah karangan yang memaparkan fakta pribadi yang meliputi pengetahuan serta pengalaman dalam kehidupan sehari-hari yang bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).

Ciri-ciri karangan ilmiah:
  • Objektif.
  • Netral.
  • Sistematis.
  • Logis.
  • Menyajikan fakta 
Ciri-ciri karya tulis non-ilmiah:
  • Ditulis berdasarkan fakta pribadi,
  • Fakta yang disimpulkan subyektif,
  • Gaya bahasa konotatif dan populer,
  • Tidak memuat hipotesis,
  • Penyajian dibarengi dengan sejarah,
  • Bersifat imajinatif,
  • Situasi didramatisir,
  • Bersifat persuasif.
  • Tanpa dukungan bukti
Macam-macam karangan ilmiah:
a. Artikel ilmiah
  • Merupakan karya tulis yang dirancang untuk dimuat di sebuah jurnal ataupun buku kumpulan artikel, ditulis dengan tata cara ilmiah, dan disesuaikan dengan konvensi ilmiah yang berlaku.
  • Artikel dapat dipilah menjadi dua:
    • Artikel hasil penelitian
    • Artikel nonpenelitian.
b. Makalah ilmiah
  • Karya tulis yang memuat hasil pemikiran tentang masalah, disusun secara sistematis dan runtut, dan disertai analisis yang logis dan objektif.
  • Makalah dibedakan menjadi dua :
    • Makalah teknis
    • Makalah nonteknis
c. Laporan Penelitian: Karya tulis yang berisi paparan proses dan hasil penelitian.

Macam-macam karangan non ilmiah:

1. Dongeng 
Sebuah  kisah yang diangkat dari kisah fiktif maupun kisah nyata, menjadi sebuah alur perjalanan hidup yang memiliki pesan moral yang mengandung makna hidup dan cara berinteraksi dengan mahluk lainnya.

2. Novel
Suatu karya fiksi prosa yang tertulis dan bersifat naratif. Karya ini biasanya ditulis dalam bentuk cerita. 

3. Cerpen
Sebuah cerita naratif fiktif yang berbentuk cerita pendek yang cenderung padat dan langsung tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang.

4. Drama
Suatu karya sastra yang memiliki bagian alur cerita untuk diperankan oleh actor dalam bentuk lakon maupun teatrikal.
  
Perbedaan Karangan Ilmiah dan Karangan Non Ilmiah
Bahasa dalam karangan ilmiah menggunakan ragam bahasa Indonesia resmi. Ciri-ciri ragam resmi yaitu menerapkan kesantunan ejaan (EYD/Ejaan Yang Disempurnakan), kesantunan diksi, kesantunan kalimat, kesantunan paragraph, menggunakan kata ganti pertama “penulis”, bukan saya, aku, kami atau kita, memakai kata baku atau istilah ilmiah, bukan popular, menggunakan makna denotasi, bukan konotasi, menghindarkan pemakaian unsur bahasa kedaerahan, dan mengikuti konvensi penulisan karangan ilmiah. Terdapat tiga bagian dalam konvensi penulisan karangan ilmiah, yaitu bagian awal karangan (preliminaries), bagian isi (main body), dan bagian akhir karangan (reference matter).

Berbeda dengan karangan ilmiah, bahasa dalam karangan semiilmiah/ilmiah popular dan nonilmiah melonggarkan aturan, seperti menggunakan kata-kata yang bermakna konotasi dan figurative, menggunakan istilah-istilah yang umum atau popular yang dipahami oleh semua kalangan, dan menggunakan kalimat yang kurang efektif seperti pada karya sastra.


 Sumber: http://fikarzone.wordpress.com/2011/02/15/karya-ilmiah-non-ilmiah/

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar